"you can love me for who I am, or hate me for who you think I am" -Travis Garland-

Jumat, 05 Juni 2015

Pertemuan 4 - 4 Juni 2015




Kembali mengajarkan pelajaran favorit mereka, Matematika

Nama : Ranggit Noorlintang
Kelas : LB66
NIM : 1801448354
Mata Kuliah : Character Building - Kewarganegaraan
Nama Dosen : Drs. Ade Fadli Fachrul
Kode Dosen : D1987


Kamis, 04 Juni 2015


     hari ini adalah hari terakhir kami melakukan kegiatan untuk mengerjakan tugas yang diberikan oleh Teach For Indonesia yang ditujukan kepada seluruh mahasiswa Bina Nusantara untuk melakukan kegiatan community service dengan harapan dapat memberikan manfaat bagi community yang di datangi. Sekolah yang sudah 4 kali kami datangi untuk berbagi ilmu ini makin hari makin menambah cerita dalam hidup masing masing pribadi dari kami yang ikut serta mengajar disana. Hari terakhir di Sanggar Anak Kemanggisan, saya dan yang lain memutuskan untuk kembali mengajar matematika. karna dari awal saat kami datang dan mengajar matematika terlihat antusias yang sangat luar biasa dari adik adik yang ada di sanggar. 3 jam terakhir adalah waktu yang sangat berharga buat saya, dan buat mereka. Kalau bukan karna tugas, mungkin saya gak akan pernah kepikiran untuk menginjak kawasan padat penduduk tersebut.



Suasana Sanggar Anak Kemanggisan


Ranggit - Anisa ( 3tahun) 


"Besok udah gak kesini ya kak? foto deh yuk"
Yuni (4 Tahun) - Ranggit 

     3 jam pun berlalu. Kumpulan foto diatas yang saya abadikan saat akan pamitan sama adik adik disana. Perpisahan banyak mengajarkan kepada kita bahwa pertemuan itu adalah sebuah kenangan. Tugas ini banyak sekali mengajarkan hal bahwa kami harus bersyukur dapat sekolah, dapat belajar, dapat makan dan hidup yang layak. Mungkin ketika tidak adanya tugas ini kami tidak akan terpikir untuk menginjak ke daerah pemukiman yang menurut kita biasa, menurut mereka itu adalah tempat berharga.



Menyiapkan bingkisan untuk dibagikan 

     Seperti halnya mereka belajar dari kami, kami juga dapat belajar dari mereka. Tidak semua hidup itu belajar dari sekolah namun belajar itu ketika kita melihat.

Selama ini mungkin kita berfikir ketika kita melihat yang tidak benar kita seenaknya menyalahkan oranglain, Namun ketika kita turun kelapangan kita akan tau,dan gak perlu saling menyalahkan. di mulai dari diri sendiri untuk bantu oranglain, kaya hal yang kami lakukan ini. simple memang, hanya mengajarkan matematika sederhana, bahasa inggris yang sederhana, tapi itu sangat berati buat mereka. siapa yang tau kalau nanti anak anak ini adalah salah satu pemuda bangsa yang bisa mengharumkan nama Indonesia. Saya benar benar belajar dari bagaimana mereka berjuang, bagaimana mereka berusaha menuntut ilmu dengan fasilitas yang apa adanya.


Memberikan bingkisan 

     Bingkisan berisi makanan makanan ringan yang mungki menurut kita bukan apa apa, tapi disimi saya bisa lihat. mereka sangat antusias dan sangat menghargai pemberian dari oranglain Sesederhana apapun, ketika itu "membantu" pasti akan lebih istimewa. Sampai ketemu di lain waktu adik adik Sanggar Anak Kemanggisan.




Salam sayang, Ranggit.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar